Minggu, 13 Sep 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

PTPN IV PalmCo Gelar PSR Award 2026, Perkuat Kemitraan dengan Petani Sawit Rakyat

✍️ Admin 🕒 13 Sep 2026 👁️ 1x dibaca
PTPN IV PalmCo menggelar Gala Dinner dan PSR Award 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada petani, koperasi, regional, unit pembelian, dan pemasok TBS di Yogyakarta, Jumat (11/9/2026).
PTPN IV PalmCo menggelar Gala Dinner dan PSR Award 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada petani, koperasi, regional, unit pembelian, dan pemasok TBS di Yogyakarta, Jumat (11/9/2026).

YOGYAKARTA – PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo untuk pertama kalinya menggelar Gala Dinner dan PSR Award 2026 di LPP Garden Hotel Yogyakarta, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada petani, koperasi, regional, unit pembelian, dan pemasok Tandan Buah Segar (TBS) yang dinilai berkontribusi dalam ekosistem kemitraan perusahaan.

Agenda perdana tersebut dihadiri jajaran manajemen PTPN IV PalmCo, Komisaris Utama Desrial, Direktur Utama Jatmiko K. Santosa, Direktur Hubungan Kelembagaan Arya Sandhiyudha, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Hilda Savitri, Ketua Umum ASPEKPIR Setiyono, Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Heru Tri Widarto, pemerintah daerah, serta mitra petani dari Regional 1 hingga 7.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi strategis dan membangun kemitraan sawit rakyat yang semakin produktif, profesional, dan berkelanjutan.

PalmCo Tegaskan Komitmen Tumbuh Bersama Petani

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa menegaskan bahwa kemitraan dengan petani merupakan bagian penting dalam keberlangsungan operasional perusahaan.

«“Kami menegaskan komitmen untuk tumbuh bersama petani sawit rakyat melalui kemitraan yang transparan, produktif, saling menguntungkan, dan berkelanjutan. Penguatan hubungan ini tidak hanya memperkokoh keberlangsungan operasional perusahaan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani, penguatan industri sawit nasional, serta terciptanya nilai tambah berkelanjutan bagi negara dan masyarakat,” tegas Jatmiko.»

Sementara itu, Komisaris Utama PTPN IV PalmCo Desrial menyoroti besarnya peran pekebun rakyat dalam industri kelapa sawit nasional.

«“Jumlah pekebun sawit rakyat ini secara persentase adalah sekitar 41-42% sehingga ini merupakan suatu kekuatan yang sangat besar untuk industri sawit nasional kita,” katanya.»

PSR Award Jadi Momentum Perkuat Sinergi

Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo Arya Sandhiyudha mengatakan Gala Dinner dan PSR Award 2026 menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara perusahaan dan petani sawit rakyat.

«“Pelaksanaan Gala Dinner dan PSR Award PTPN IV PalmCo tahun 2026 yang diselenggarakan di Jogja ini akan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan antara petani sawit rakyat dengan PTPN IV,” ujarnya.»

Menurut Arya, penguatan hubungan hulu dan hilir menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan dalam mengembangkan rantai nilai sawit yang terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan.

Pendekatan tersebut juga diarahkan sejalan dengan implementasi ekonomi sirkular melalui optimalisasi keterhubungan antarmata rantai usaha.

ASPEKPIR: PSR Adalah Harapan Petani

Ketua Umum ASPEKPIR Setiyono mengapresiasi komitmen PTPN IV PalmCo dalam membangun hubungan kemitraan yang semakin harmonis dengan petani sawit rakyat.

«“Bagi kami para petani sawit, Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) adalah harapan bagi petani,” ujar Setiyono.»

Menurutnya, keberhasilan PSR diharapkan tercermin melalui peningkatan produktivitas, kesejahteraan keluarga petani, penguatan kelembagaan, serta keberlanjutan perkebunan rakyat bagi generasi mendatang.

Lima Kategori PSR Award 2026

PSR Award 2026 menghadirkan lima kategori penghargaan yang disusun berdasarkan sejumlah indikator kinerja.

Kategori Kebun Plasma Terbaik menilai pencapaian produktivitas dan penerapan single management.

Sementara Regional PSR Terbaik mempertimbangkan komposisi kemitraan, capaian luas terhadap RKAP, realisasi luasan, serta persentase luas terhadap total PTPN IV PalmCo.

Kategori Regional Pembelian TBS Terbaik menilai tonase terhadap RKAP, margin kontribusi terhadap RKAP, dan persentase pasokan TBS kepada PalmCo.

Adapun Unit Pembelian TBS Terbaik dinilai berdasarkan capaian RKAP, margin kontribusi, dan persentase pasokan kepada regional.

Untuk kategori Pemasok TBS Terbaik, penilaian mempertimbangkan kuantum pasokan, konsistensi, kualitas TBS, legalitas, serta ketepatan administrasi.

Dengan indikator tersebut, penghargaan perdana ini tidak semata-mata didasarkan pada jumlah pasokan, tetapi juga mempertimbangkan produktivitas, kualitas, kepatuhan, konsistensi, dan tata kelola kemitraan.

Kementan Dorong Percepatan PSR

Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Heru Tri Widarto menyampaikan bahwa pelaksanaan PSR secara nasional telah mencatat perkembangan sejak program tersebut dimulai pada 2016.

«“Sebenarnya PSR itu cukup membanggakan, karena sudah 440.000 hektar rekomtek yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perkebunan sejak tahun 2016,” kata Heru.»

Namun, ia juga menyoroti realisasi PSR melalui jalur kemitraan yang menurutnya masih berada di kisaran 27.000 hektare.

Karena itu, Heru mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah, PTPN, petani, dan mitra strategis untuk mendukung percepatan pencapaian target PSR.

Ia juga mendorong PTPN IV PalmCo bersama para pemangku kepentingan memperkuat hubungan dengan petani plasma sekaligus mempercepat penerbitan rekomendasi teknis (Rekomtek).

Menurutnya, percepatan tersebut penting agar proses peremajaan tanaman tua dapat segera diikuti penggunaan benih unggul dan penerapan praktik budidaya yang baik untuk mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas TBS.

Bangun Ekosistem Sawit Rakyat Berkelanjutan

Bagi PTPN IV PalmCo, penguatan kemitraan melalui PSR menjadi bagian dari upaya menciptakan hubungan hulu dan hilir yang semakin terintegrasi.

Melalui pendampingan dan konsep pengelolaan bersama, perusahaan dapat mendukung proses pemupukan, pemeliharaan, hingga panen agar dilakukan secara lebih profesional sesuai standar.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas kebun rakyat sekaligus mendukung kualitas dan kontinuitas pasokan TBS ke pabrik.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari strategi membangun ekosistem sawit rakyat yang memberikan manfaat bagi berbagai pihak.

Kebun rakyat yang produktif dapat memperkuat pasokan bahan baku, sementara petani memperoleh peluang untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan.

Dalam perspektif ekonomi sirkular, keterhubungan antara kebun, petani, koperasi, hingga pengolahan di pabrik diharapkan dapat mengoptimalkan nilai dari setiap mata rantai usaha.

Melalui penguatan kemitraan dan sinergi tersebut, PTPN IV PalmCo bersama petani dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat terus membangun ekosistem perkebunan sawit rakyat yang produktif, profesional, dan berkelanjutan.(Red)*

A
AdminPemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update