Sabtu, 29 Agt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

PMI Jakarta Utara Resmikan 5 Sumur Bor untuk Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Tapanuli Tengah

✍️ Admin 🕒 29 Aug 2026 👁️ 5x dibaca
PMI Jakarta Utara bersama PMI Kabupaten Tapanuli Tengah meresmikan lima sumur bor untuk mendukung akses air bersih bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Tapanuli Tengah, Jumat (28/8/2026).
PMI Jakarta Utara bersama PMI Kabupaten Tapanuli Tengah meresmikan lima sumur bor untuk mendukung akses air bersih bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Tapanuli Tengah, Jumat (28/8/2026).

TAPANULI TENGAH — Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara bersama PMI Kabupaten Tapanuli Tengah meresmikan lima sumur bor di sejumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Jumat (28/8/2026).

Pembangunan fasilitas air bersih tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor, sekaligus mendukung proses pemulihan kebutuhan dasar warga di wilayah terdampak.

Program pembangunan sumur bor tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana PMI Jakarta Utara melalui kolaborasi dengan Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) dan Telkom Indonesia.

Sejumlah pejabat wilayah dan masyarakat penerima manfaat turut hadir dalam kegiatan peresmian tersebut, di antaranya Camat Tukka, Camat Badiri, Lurah Kebun Pisang, Lurah Hutabalang, perwakilan Desa Pandan, Lurah Sipange, Lurah Aek Horsik, serta warga penerima manfaat.

Lima Sumur Bor Dibangun Berdasarkan Asesmen

Ketua PMI Jakarta Utara, Rijal, mengatakan pembangunan lima sumur bor dilakukan berdasarkan hasil asesmen PMI terhadap kebutuhan masyarakat setelah bencana banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Tapanuli Tengah.

Menurut Rijal, hasil asesmen menunjukkan masyarakat masih membutuhkan dukungan, khususnya untuk memenuhi kebutuhan dasar berupa akses air bersih.

“Kami bekerja sama dengan ILUNI UI dan Telkom dalam program pemulihan pascabencana yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Tengah. Kegiatan ini dapat berjalan karena sebelumnya kami dari PMI melakukan asesmen. Kami melihat kondisi di daerah Tapanuli Tengah cukup berat dan membutuhkan penanganan,” ujar Rijal.

 

Ia mengatakan hasil asesmen tersebut kemudian menjadi dasar PMI Jakarta Utara dalam menentukan bentuk bantuan yang dinilai sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Dari informasi itu, kami dengan tim PMI Jakarta Utara meramu dan menganalisa bahwa memang Tapanuli Tengah layak untuk kawan-kawan PMI dari daerah lain membantu,” katanya.

Rijal menjelaskan, lima sumur bor dibangun di lima titik di Kabupaten Tapanuli Tengah. Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses air bersih secara lebih mudah setelah sejumlah sarana terdampak bencana.

Ia mengakui bantuan tersebut belum sepenuhnya menjawab seluruh kebutuhan masyarakat terdampak. Namun, PMI Jakarta Utara berkomitmen memberikan dukungan sesuai dengan kemampuan organisasi.

“Kadang kita punya tim, dan saya melihat apa yang kita bantu sebenarnya tidak sebesar apa yang dibayangkan dari musibah yang terjadi di sini. Tapi setidaknya kawan-kawan PMI Jakarta Utara, insyaallah, apa yang bisa kita berikan pasti kita berikan,” tuturnya.

PMI Jakarta Utara Perluas Respons Kemanusiaan

Pembangunan sumur bor di Tapanuli Tengah menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kemanusiaan PMI Jakarta Utara di sejumlah daerah terdampak bencana.

Rijal mengatakan PMI Jakarta Utara sebelumnya juga melakukan kegiatan kemanusiaan di Gayo Lues dan Aceh Tengah, termasuk membantu pembangunan sumur bor di sejumlah lokasi.

Selain kegiatan pemulihan pascabencana, PMI Jakarta Utara juga melakukan pemantauan terhadap situasi bencana di berbagai wilayah dan mengirimkan personel untuk membantu penanganan di daerah yang membutuhkan, termasuk Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Rijal, keterlibatan PMI Jakarta Utara dalam membantu daerah lain tetap dilakukan dengan mempertimbangkan kesiapsiagaan organisasi dalam menghadapi potensi bencana di Jakarta Utara.

“Kadang orang bertanya, ‘Ini bagaimana PMI Utara bisa ke sini sementara di daerahnya sendiri lagi ada kebakaran besar?’ Kami sudah mengantisipasi untuk kebutuhan di sana. Dan di NTT kita juga sudah mengirim personel untuk membantu,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kerja kemanusiaan membutuhkan semangat gotong royong dan dukungan lintas wilayah. Menurutnya, PMI diharapkan dapat saling membantu ketika suatu daerah mengalami bencana dan membutuhkan dukungan.

Rijal berharap kolaborasi antara PMI Jakarta Utara, PMI Tapanuli Tengah, pemerintah daerah, mitra, dan masyarakat dapat terus terjalin selama proses pemulihan Tapanuli Tengah.

“Kalau nanti suatu saat Tapanuli Tengah sudah pulih dan tempat ini sudah sehat, saya mau nanti kalau ada bencana kita bisa sama-sama membantu. Biar kita bisa terlepas dari segala bencana kalau sering membantu orang,” ungkapnya.

PMI Tapanuli Tengah Apresiasi Bantuan Air Bersih

Ketua PMI Kabupaten Tapanuli Tengah, H. Mahmud Efendi, menyampaikan apresiasi kepada PMI Jakarta Utara yang turut membantu masyarakat terdampak banjir dan longsor di wilayah tersebut.

Efendi mengatakan bencana yang terjadi pada 2025 menyebabkan kerusakan terhadap berbagai fasilitas masyarakat, termasuk sarana penyediaan air bersih.

“Tentunya kita selaku pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah mengucapkan terima kasih sekali kepada PMI Jakarta Utara yang ikut berkontribusi di Kabupaten Tapanuli Tengah dalam rangka meringankan beban masyarakat kita yang notabene tahun 2025 kemarin tertimpa bencana banjir dan longsor,” kata Efendi.

Menurut Efendi, kerusakan sarana air bersih membuat masyarakat membutuhkan dukungan dan intervensi dari berbagai pihak untuk memulihkan fasilitas yang terdampak.

“Banyak fasilitas air kita yang rusak, sehingga memang membutuhkan intervensi daripada seluruh pihak. Ternyata dari Jakarta Utara, PMI Jakarta Utara hadir di Tapanuli Tengah. Kita sangat berterima kasih sekali,” ujarnya.

Warga Merasakan Manfaat Sumur Bor

Pembangunan sumur bor mendapat sambutan positif dari masyarakat penerima manfaat. Salah satunya Istria, warga Desa Kebun Pisang.

Ia mengatakan ketersediaan air bersih menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat. Sebelum pembangunan sumur bor dilakukan, warga terlebih dahulu berkomunikasi dan menyepakati lokasi pembangunan fasilitas tersebut.

“Saya sebelumnya memberitahu kepada ibu-ibu di sini, bagaimana kalau kita buat sumur bor di sini. Warga pada setuju, makanya kita tentukan lokasi sumur bornya di sini. Masyarakat sangat membutuhkan air bersih ini,” ungkap Istria.

Menurut Istria, keberadaan sumur bor membantu masyarakat mendapatkan air bersih tanpa harus menempuh jarak yang jauh.

“Saya sangat berterima kasih kepada PMI Jakarta Utara karena telah memberikan sumur bor kepada kami. Masyarakat Desa Kebun Pisang sangat terbantu sekali. Kami sudah tidak kesusahan lagi mendapatkan air bersih dan tidak perlu pergi jauh. Terima kasih,” katanya.

Lima Sumur Bor Dukung Pemulihan Pascabencana

Pembangunan lima sumur bor di Tapanuli Tengah menjadi salah satu bentuk dukungan PMI Jakarta Utara dalam proses pemulihan masyarakat setelah bencana banjir dan longsor.

Akses terhadap air bersih merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat dalam situasi pascabencana. Karena itu, dukungan terhadap sarana air bersih menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat menjalani proses pemulihan.

Kolaborasi antara PMI, pemerintah daerah, mitra, dan masyarakat juga menjadi bagian dari upaya mendukung pemulihan di wilayah terdampak.

Melalui program tersebut, PMI Jakarta Utara turut memberikan dukungan tidak hanya pada fase respons bencana, tetapi juga pada pemulihan kebutuhan dasar masyarakat setelah kondisi darurat.

Kolaborasi kemanusiaan antara PMI Jakarta Utara dan PMI Tapanuli Tengah diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat solidaritas dan kesiapsiagaan antardaerah dalam menghadapi bencana.

Dukungan dari Jakarta Utara untuk Tapanuli Tengah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana.(Red.)*

A
AdminPemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update