BNN Soroti Kampus Jadi Sasaran Peredaran Narkoba, 5.000 Mahasiswa UI Diberi Pembekalan
AksaraKota.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI meminta mahasiswa memiliki ketahanan diri dan integritas agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.
Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengatakan lingkungan perguruan tinggi menjadi salah satu ruang yang perlu mendapat perhatian dalam upaya pencegahan narkotika. Menurutnya, kampus dihuni generasi muda yang akan menjadi bagian penting dari masa depan Indonesia.
"Mahasiswa adalah aset bangsa yang sangat berharga. Masa depan Indonesia Emas berada di tangan generasi muda yang sehat, cerdas, dan bebas dari narkoba,” ujar Komjen Pol. Suyudi dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Suyudi menegaskan BNN akan terus membangun kerja sama dengan perguruan tinggi melalui program Kampus Bersinar atau Kampus Bersih Narkoba.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan sehat sekaligus memperkuat pencegahan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di kalangan mahasiswa.
Salah satu bentuk kerja sama dilakukan BNN bersama Universitas Indonesia (UI). BNN memberikan kuliah umum mengenai Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kepada sekitar 5.000 mahasiswa baru UI.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) UI Tahun 2026 yang digelar di Balairung UI, Depok, Jawa Barat, Selasa (4/8).
Melalui kegiatan tersebut, BNN berupaya memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai ancaman narkotika sekaligus memperkuat kemampuan mereka untuk menghadapi berbagai bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Mahasiswa juga dibekali pemahaman mengenai sejumlah modus yang digunakan dalam peredaran narkotika. Dengan pengetahuan tersebut, mereka diharapkan mampu mengambil sikap tegas untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika.
Suyudi turut mengajak mahasiswa UI mengambil peran sebagai agent of change atau agen perubahan. Peran tersebut tidak hanya diwujudkan dengan menjaga diri dari narkotika, tetapi juga menciptakan lingkungan kampus yang mendukung upaya pencegahan.
Mahasiswa juga diharapkan dapat menjadi agen edukasi yang menyebarkan pemahaman mengenai bahaya narkotika kepada masyarakat di sekitarnya.
Menurut Suyudi, keterlibatan mahasiswa secara aktif dapat memperkuat gerakan pencegahan penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat.
Kuliah umum tersebut berlangsung secara tertib dan interaktif. Ribuan mahasiswa baru mengikuti kegiatan dengan antusias di Balairung UI.
BNN berharap pembekalan tersebut dapat membantu mahasiswa menjalani kehidupan akademik secara produktif dan berprestasi, sekaligus membentuk generasi muda yang memiliki integritas serta ikut mendorong terwujudnya lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
