Rabu, 19 Agt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Beranda › Daerah
Daerah

3.786 Pendaki Naik Gunung Bawakaraeng, 31 Orang Dievakuasi akibat Gangguan Fisik

✍️ Admin 🕒 18 Aug 2026 👁️ 2x dibaca
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban pendaki yang mengalami kendala fisik (trouble) usai mengikuti upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam momentum peringatan HUT Ke-81 RI di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (18/8/2026).
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban pendaki yang mengalami kendala fisik (trouble) usai mengikuti upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam momentum peringatan HUT Ke-81 RI di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (18/8/2026). Foto: Istimewa

AksaraKota.com - Jumlah pendaki yang mengalami gangguan fisik setelah mengikuti rangkaian upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam peringatan HUT Ke-81 RI di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), bertambah menjadi 31 orang.

Komandan Rescuer Basarnas Makassar Darul Astiyadi mengatakan sebagian besar pendaki membutuhkan pertolongan karena mengalami hipotermia, asma, kelelahan berat, hingga cedera pada kaki. Kondisi tersebut terjadi setelah para pendaki melewati jalur yang padat dengan suhu yang sangat dingin.

"Mayoritas pendaki dievakuasi akibat menderita hipotermia, asma kelelahan parah, serta cedera kaki setelah melintasi jalur pendakian yang padat dan bersuhu dingin ekstrem," ujar Komandan Rescuer Basarnas Makassar Darul Astiyadi melalui keterangannya diterima di Gowa, Selasa.

Sebelumnya, Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi 26 pendaki pada Senin (17/8/2026) malam. Namun, laporan yang diterima pada Selasa pagi menunjukkan masih terdapat pendaki lain yang mengalami masalah fisik selama berada di jalur pendakian.

Sebagian besar pendaki yang telah dievakuasi dibawa menuju Posko Bulu Balea untuk mendapatkan penanganan medis. Beberapa di antaranya kemudian dirujuk ke Puskesmas Tinggi Moncong sesuai kondisi masing-masing.

Proses evakuasi masih dilakukan hingga Selasa pagi. Salah satu pendaki dilaporkan mengalami cedera lutut parah di sekitar Pos 7 jalur Lembanna. Tim SAR mengevakuasi korban menggunakan tandu untuk dibawa turun menuju lokasi yang lebih aman dengan mempertimbangkan medan yang terjal.

Antusiasme masyarakat mengikuti upacara kemerdekaan di puncak Gunung Bawakaraeng turut membuat jumlah pendaki yang berada di kawasan tersebut cukup besar. Berdasarkan data posko registrasi, sebanyak 3.786 pendaki tercatat masuk melalui empat jalur utama, yakni Pos Registrasi Bulu Balea, Tassoso, Kanreapia, dan Lembanna.

Untuk mengantisipasi kondisi darurat selama kegiatan tersebut, sebanyak 295 personel SAR gabungan dikerahkan. Mereka ditempatkan di delapan titik strategis, termasuk kawasan Lembah Ramma dan puncak Gunung Bawakaraeng.

Pengamanan dan pemantauan dilakukan melalui Operasi Siaga SAR Khusus Merah Putih yang berlangsung pada 15–18 Agustus 2026. Personel yang terlibat berasal dari Basarnas, komunitas SAR, relawan, serta tenaga medis.

Mereka bertugas memantau pergerakan pendaki sejak memasuki jalur pendakian, perjalanan menuju puncak, hingga proses turun gunung.

Hingga hari terakhir penanganan, personel gabungan yang berada di delapan titik strategis tetap disiagakan untuk mengantisipasi kondisi darurat sekaligus membantu memastikan para pendaki dapat kembali dengan aman.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar Muhammad Arif Anwar menegaskan upaya keselamatan akan terus dilakukan sampai seluruh pendaki dipastikan turun dari gunung dalam kondisi aman.

Para pendaki yang melakukan perjalanan turun diimbau untuk tidak memaksakan diri dan menjaga kondisi kelompok. Kecepatan perjalanan juga disarankan disesuaikan dengan kemampuan setiap anggota rombongan.

Pendaki yang mengalami kelelahan, cedera, atau tidak mampu melanjutkan perjalanan diminta segera menghubungi petugas di pos siaga terdekat.

"Tim SAR memastikan mengawal seluruh pendaki turun dengan selamat, meski masa operasi siaga khusus telah berakhir sejak kemarin," tuturnya.

A
AdminPemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update